Beranda Kelas 1 Kelas 2 Kelas 3 Kelas 4 Kelas 5 Kelas 6 Kelas 7 Kelas 8 Kelas 9 Kelas 10 Kelas 11 Kelas 12 Materi Soal-soal
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Kunci Jawaban PAI Kelas 10 Bab 3 Halaman 44 Evaluasi

Kunci Jawaban PAI Kelas 10 Bab 3 Halaman 44 adalah kunci jawaban evaluasi Bab 3 Mempertahankan Kejujuran sebagai Cermin Kepribadian. Rangkuman Materi Agama Islam kelas 10 Bab 3 Mempertahankan Kejujuran sebagai Cermin Kepribadian terdapat pada buku siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 10 tingkat SMA/MA/SMK Halaman 44 Kurikulum 2013 revisi 2017 

Kunci Jawaban PAI Kelas 10 Bab 3 Halaman 44 Evaluasi
Kunci Jawaban PAI Kelas 10 Bab 3 Halaman 44 Evaluasi

Rangkuman materi, soal, dan Kunci Jawaban Evaluasi Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 10 Halaman 44 adalah isi artikel ini. Isi artikel ini dikutip dari Buku siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAI) Kelas 10 SMA/MA/SMK

Pembahasan Kunci Jawaban PAI Kelas 10 Bab 3 Halaman 44 Evaluasi dapat di baca dan di salin di bawah ini.

Kunci Jawaban PAI Kelas 10 Bab 3 Halaman 44 Evaluasi

Pembahasan Kunci Jawaban PAI Kelas 10 Bab 3 Evaluasi

Evaluasi
A. Uji Pemahaman

1. Tulislah salah satu ayat yang berhubungan dengan kejujuran lengkap dengan artinya?

Kunci Jawabannya:
1. Surah At-Taubah ayat 119

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَكُونُوا مَعَ الصَّادِقِينَ

Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kalian kepada Allah SWT, dan hendaklah bersama orang-orang yang benar.”

Dari ayat tersebut Allah menganjurkan kita agar selalu berbuat benar, berkata benar dan juga selalu bersama dengan orang yang benar perkataan dan perbuatannya.

2. Surah Az-Zumar ayat 33

وَالَّذِي جَاءَ بِالصِّدْقِ وَصَدَّقَ بِهِ أُولَئِكَ هُمُ الْمُتَّقُونَ

“Dan orang yang membawa kebenaran (Nabi Muhammad) dan membenarkannya, maka mereka itulah orang-orang yang bertakwa.”

Allah akan mengangkat orang yang bertakwa kepada-Nya, yakni yang mengerjakan yang diperintahkan-Nya dan menjauhi apa yang dilarang-Nya. Karena itu jujur merupakan sikap terpuji yang dianjurkan oleh Allah SWT.

3. Surat An-Nahl ayat 105

إِنَّمَا يَفْتَرِي الْكَذِبَ الَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِآيَاتِ اللَّهِ ۖ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْكَاذِبُونَ

“Sesungguhnya yang mengadakan kebohongan ialah orang yang tidak beriman kepada ayat-ayat Allah dan mereka adalah orang yang pendusta.”

Umat Islam memiliki kitab suci Al-Quran dan sudah sepatutnya kita menjadikan Al-Quran sebagai pedoman dalam hidup, karena itulah kita harus percaya pada ayat Al-Quran termasuk ayat yang menganjurkan kita untuk selalu bersikap jujur dan tidak berdusta.

4. Surat Az-Zumar ayat 60

وَيَوْمَ الْقِيَامَةِ تَرَى الَّذِينَ كَذَبُوا عَلَى اللَّهِ وُجُوهُهُمْ مُسْوَدَّةٌ ۚ أَلَيْسَ فِي جَهَنَّمَ مَثْوًى لِلْمُتَكَبِّرِينَ

“Dan pada hari kiamat, kalian akan melihat orang-orang yang berbuat dusta terhadap Allah yakni mereka mukanya menjadi hitam. Bukankah dalam neraka Jahannam itu terdapat orang-orang yang menyombongkan diri.”

Dari ayat tersebut dapat diketahui bahwa orang yang berbuat bohong atau tidak jujur maka ia adalah penghuni neraka dan mereka akan memiliki wajah hitam di akhirat kelak.

5. Surat Ibrahim ayat 27

يُثَبِّتُ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا بِالْقَوْلِ الثَّابِتِ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي الْآخِرَةِ ۖ وَيُضِلُّ اللَّهُ الظَّالِمِينَ ۚ وَيَفْعَلُ اللَّهُ مَا يَشَاءُ

“Allah meneguhkan iman orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh dalam kehidupan di dunia dan juga di akhirat, dan Allah menyesatkan orang-orang yang dzalim dan yang berbuat apa yang dikehendakinya.”


2. Tulislah salah satu hadis tentang perilaku jujur lengkap dengan artinya.

Kunci Jawabannya:
Hadits dari  Ibnu Mas’ud menuturkan bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

عَلَيْكُمْ بِالصِّدْقِ فَإِنَّ الصِّدْقَ يَهْدِى إِلَى الْبِرِّ وَإِنَّ الْبِرَّ يَهْدِى إِلَى الْجَنَّةِ وَمَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَصْدُقُ وَيَتَحَرَّى الصِّدْقَ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللَّهِ صِدِّيقًا وَإِيَّاكُمْ وَالْكَذِبَ فَإِنَّ الْكَذِبَ يَهْدِى إِلَى الْفُجُورِ وَإِنَّ الْفُجُورَ يَهْدِى إِلَى النَّارِ وَمَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَكْذِبُ وَيَتَحَرَّى الْكَذِبَ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللَّهِ كَذَّابًا

Artinya : Hendaklah kalian senantiasa berlaku jujur, karena sesungguhnya kejujuran akan mengantarkan pada kebaikan dan sesungguhnya kebaikan akan mengantarkan pada surga. Jika seseorang senantiasa berlaku jujur dan berusaha untuk jujur, maka dia akan dicatat di sisi Allah sebagai orang yang jujur. Hati-hatilah kalian dari berbuat dusta, karena sesungguhnya dusta akan mengantarkan kepada kejahatan dan kejahatan akan mengantarkan pada neraka. Jika seseorang sukanya berdusta dan berupaya untuk berdusta, maka ia akan dicatat di sisi Allah sebagai pendusta.

dari hadits di atas , kita dihimbau untuk selalu berkata jujur , karena dalam kejujuran itu banyak sekali manfaat yang dapat kita ambil , di antaranya dapat mengantarkan kita ke surganya. 


3. Tuliskan beberapa keuntungan di dunia sebagai buah dari perilaku jujur.

Kunci Jawabannya:
Keuntungan di dunia sebagai buah dari perilaku jujur antar lain:
  1. Dalam menjalani kehidupan sehari-hari tidak merasa terbebani apa pun
  2. Menimbulkan sikap positif, tidak ada suap menyuap dalam kehidupan
  3. Bisa timbul rasa percaya diri dalam diri kita
  4. Mempunyai rasa optimis dalam kehidupan dan saat melakukan sesuatu tanpa ada keraguan dalam benak dengan dasar-dasar yang kuat
  5. Sikap jujur dalam keluarga tentunya membuat anggota keluarga tersebut menjadi nyaman. Karena antara keluarga dapat berinteraksi tanpa beban dan saling membantu bila salah satu keluarganya dalam keadaan kesusahan.
  6. Dengan sikap jujur pada seorang pelajar dapat menimbulkan semua tugas atau pekerjaannya cepat selesai dan mudah dalam mengerjakan. Dan tidak ada masalah yang menghadang.
  7. Kejujuran membawa pelakunya bersikap berani, dengan pendirian berani karena benar
  8. Dapat kepercayaan dari siapa pun (orang tua, guru, atasan, bawahan, teman, lawan)


4. Sebutkan sikap yang harus ditunjukkan agar terhindar dari perilaku dusta.

Kunci Jawabannya:
Berikut sikap yang harus ditunjukkan agar terhindar dari perilaku dusta:
  1. Meyakinkan diri bahwa Allah dan malaikatnya selalu menyaksikan perbuatan baik juga perbuatan buruk yang kita lakukan. Semua tak luput dari pengawasan Allah SWT. Dengan menyadari hal ini kita bisa mengontrol perbuatan termasuk perilaku dusta.
  2. Membiasakan diri dalam berkata jujur. Berbuat kebaikan pun harus dibiasakan termasuk berkata yang sebenarnya agar hati terbiasa dan tercipta kontrol alami yang mencegah dusta.
  3. Membiasakan diri untuk tak banyak bicara apalagi hal yang tak perlu. Pembicaraan  yang tak perlu bisa menyesatkan orang dalam dusta.
  4. Terus memperkuat keimanan karena tak ada sifat dusta di dalam jiwa seorang mukmin yang beriman.
  5. Memperkuat rasa percaya diri agar terbebas dari kemungkinan dusta.
  6. Meyakini bahwa melakukan perbuatan tercela seperti dusta sebenarnya adalah perbuatan aniaya terhadap diri sendiri karena ganjaran dusta adalah dosa.


5. Tuliskan 3 (tiga) dampak negatif akibat perilaku dusta yang dilakukan.

Kunci Jawabannya: 
Dampak negatif/Kerugian berperilaku tidak dusta:
  1. Dalam menjalani kehidupan sehari-hari merasa terbebani
  2. Hilangnya rasa kepercayaan pada diri sendiri
  3. Hilangnya rasa kepercayaan dari orang lain seperti dari teman, orang-tua, guru, atasan, bawahan
  4. Menimbulkan banyak kecurangan di mana", seperti suap menyuap terjadi di mana"
  5. Hidupnya menjadi resah, tidak nyaman
  6. Tumbuh rasa takut, karena merasa bersalah
  7. Tentukan dapat dosa, karena tidak jujur masuk dalam kebohongan dan dusta
  8. Kesusahan akan dialaminya, karena ke tidak jujurannya

Rangkuman Materi PAI Kelas 10 Bab 3 Mempertahankan Kejujuran sebagai Cermin Kepribadian

Rangkuman
  1. Jujur (aś-śidqu) adalah mengatakan sesuatu sesuai dengan kenyataan, sedangkan dusta (al-każibu) adalah mengatakan sesuatu tidak sesuai dengan kenyataan. 
  2. Kejujuran merupakan petunjuk dan jalan menuju surga Allah Swt., sedangkan dusta adalah petunjuk dan jalan menuju neraka. 
  3. Jujur adalah sifat para nabi dan rasul Allah Swt., sedangkan bohong atau dusta adalah ciri atau sifat orang-orang munafik. 
  4. Kejujuran akan menciptakan ketenangan, kedamaian, keselamatan, kesejahteraan, dan kenikmatan lahir batin baik di dunia maupun di akhirat kelak. Sementara, kedustaan menimbulkan kegoncangan, kegelisahan, konflik sosial, kekacauan, kehinaan, dan kesengsaraan lahir dan batin baik di dunia apalagi di akhirat. 
  5. Diperbolehkan dusta hanya untuk tiga hal saja, yaitu ketika seorang istri memuji suaminya atau sebaliknya. Ketika seseorang yang akan mencelakai orang yang tidak bersalah dengan mengatakan bahwa orang yang dicari tidak ada. Ketika ucapan dusta untuk mendamaikan dua orang yang sedang bertikai agar damai dan rukun kembali.

Penerapan Perilaku Jujur Dalam Kehidupan Sehari-hari

Jujur adalah perilaku yang sangat mulia. Jujur adalah sifat yang wajib dimiliki oleh para nabi dan rasul Allah Swt. sehingga separuh gelar kenabian akan disandangkan kepada orang-orang yang senantiasa menerapkan perilaku jujur. Contoh penerapan perilaku jujur dalam kehidupan sehari-hari baik di lingkungan
keluarga, sekolah, maupun masyarakat misalnya seperti berikut.
  1. Meminta izin atau berpamitan kepada orang tua ketika akan pergi ke mana pun.
  2. Tidak meminta sesuatu di luar kemampuan kedua orang tua.
  3. Mengembalikan uang sisa belanja meskipun kedua orang tua tidak mengetahuinya.
  4. Melaporkan prestasi hasil belajar kepada orang tua meskipun dengan nilai yang kurang memuaskan.
  5. Tidak memberi atau meminta jawaban kepada teman ketika sedang ulangan atau ujian sekolah.
  6. Mengatakan dengan sejujurnya alasan keterlambatan datang atau ketidakhadiran ke sekolah.
  7. Mengembalikan barang-barang yang dipinjam dari teman atau orang lain, meskipun barang tersebut tampak tidak begitu berharga.
  8. Memenuhi undangan orang lain ketika tidak ada hal yang dapat menghalanginya.
  9. Tidak menjanjikan sesuatu yang kita tidak dapat memenuhi janji tersebut.
  10. Mengembalikan barang yang ditemukan kepada pemiliknya atau melalui
  11. pihak yang bertanggung jawab.
  12. Membayar sesuatu sesuai dengan harga yang telah disepakati.

Demikianlah Kunci Jawaban PAI Kelas 10 Bab 3 Halaman 44 Evaluasi. Semoga kunci jawaban ini memberikan jawaban yang dibutuhkan. Selain itu dengan memahami materi Bab 3 Halaman 44 tentang Mempertahankan Kejujuran sebagai Cermin Kepribadian akan membuat kita menjadi pribadi yang jujur dalam menjalani kehidupan jika kita mengamalkannya

Semoga bermanfaat dan terima kasih.

Post a Comment for "Kunci Jawaban PAI Kelas 10 Bab 3 Halaman 44 Evaluasi"