Wali Kelas SD

Ticker

6/recent/ticker-posts

Penanggalan Tahun Masehi, Tahun Hijriah dan Tahun Kabisat

Penanggalan Tahun Masehi, Tahun Hijriah dan Tahun Kabisat
Penanggalan Tahun Masehi, Tahun Hijriah dan Tahun Kabisat

Penanggalan Tahun Masehi, Tahun Hijriah dan Tahun Kabisat
Pada materi kelas 6 tema 9 semester 2 tentang Penanggalan Tahun Masehi, Tahun Hijriah dan Tahun Kabisat. Kalian akan di jelaskan materi mengenai Penanggalan Tahun Masehi, Penanggalan Tahun Hijriah atau Komariyah, Penanggalan Tahun Kabisat, dan Rangkuman Penanggalan Tahun Masehi, Tahun Hijriah dan Tahun Kabisat.

Penanggalan Tahun Masehi
Revolusi bumi dijadikan dasar untuk perhitungan tahun Masehi. Periode revolusi bumi adalah 365 hari yang merupakan sama dengan 1 tahun, kemudian didasari bahwa 1 tahun sama dengan 365 hari.  Agar lebih tepat,Akhirnya Julius Cesar amenambahkan satu hari ekstra di bulan Februari setiap empat tahun sekali untuk menggantikan seperempat hari yang hilang di setiap tahun. Tahun tersebut yaitu tahun-tahun yang angkanya habis dibagi empat dinamakan dengan tahun kabisat,  Contoh tahun kabisat adalah tahun 1992, 1996, 2000, dan seterusnya.

Gregorius XIII menyempurnakan penanggalan Julius Cesar, dengan perhitungan yang lebih tepat tentang periode revolusi bumi adalah 365 hari 5 jam 48 menit. Perhitungan ini mematahkan perhitungan Julius Cesar yang kelebihan 12 menit per tahun. Dalam 4 tahun menjadi 48 menit. Setelah ratusan tahun kelebihan ini menjadi besar sekali. Oleh sebab itu Gregorius menyatakan  tahun yang angkanya habis dibagi 400 adalah tahun kabisat. Tahun bukan kabisat jumlah harinya 365 hari, sedangkan jumlah hari tahun kabisat adalah 366 hari.

Penanggalan Tahun Hijriah atau Komariyah
Periode revolusi bulan mengelilingi bumi selama 29½ hari. Periode revolusi bulan ini dipakai oleh orang Islam dalam perhitungan tahun Hijriah atau tahun Komariyah. Oleh karena periode revolusi bulan berbentuk bilangan pecahan, maka tiap bulan dibuat berseling-seling jumlah harinya, yaitu 29 dan 30 hari. Dengan demikian, jumlah hari selama 354 hari adalah setahun. Selisih antara tahun Masehi dan tahun Komariyah adalah 11 hari pada tahun biasa dan 12 hari pada tahun kabisat.

Penanggalan Tahun Kabisat Pada Tahun Hijriah
Tahun Hijriah mengenal tahun kabisat. Setiap 30 tahun Hijriah terdapat 11 tahun kabisat yang lamanya 355 hari, yaitu tahun ke 2, ke-5, ke-7, ke-10, ke-13, ke-16, ke-18, ke-21, ke-24, ke-26, ke-29. Dalam tahun Kabisat terjadi penambahan satu hari pada bulan Zulhijah sehingga lamanya 355 hari, sedangkan jumlah hari pada tahun biasa adalah 354 hari.
Untuk menentukan tahun komariyah yang kabisat, tahun itu dibagi 30. Jika sisanya tidak sama dengan salah satu dari ke 11 tahun kabisat di atas, maka tahun itu bukan tahun kabisat. Kalender muslim dimulai pada hari pertama tahun Hijriah, yaitu tahun terjadinya perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Mekah ke Madinah pada hari Jumat tanggal 16 Juli 622 Masehi. Adapun nama-nama bulan pada tahun Komariyah (Hijriah) beserta jumlah harinya adalah sebagai berikut.

No. Nama Bulan Jumlah Hari
1. Muharam 30 hari
2. Safar 29 hari
3. Rabiulawal 30 hari
4. Rabiulakhir 29 hari
5. Jumadilawal 30 hari
6. Jumadilakhir 29 hari
7. Rajab 30 hari
8. Syakban 29 hari
9. Ramadan 30 hari
10. Syawal 29 hari
11. Zulkaidah 30 hari
12. Zulhijah 29 hari/30 hari

Rangkuman Penanggalan Tahun Masehi, Tahun Hijriah dan Tahun Kabisat
  1. Tata surya adalah susunan benda-benda langit yang terdiri atas matahari dan planet-planet.
  2. Dalam tata surya, Terdapat delapan planet  yaitu Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Yupiter, Saturnus, dan Neptunus.
  3. Merkurius merupakan planet yang mempunyai lintasan terdekat ke matahari.
  4. Yupiter merupakan planet terbesar dalam keluarga tata surya.
  5. Planet tampak berkilau seperti bintang karena planet memantulkan cahaya dan planet tidak memancarkan cahaya sendiri, 
  6. Perputaran bumi pada sumbunya disebut rotasi bumi.
  7. Akibat dari rotasi bumi antara lain gerak semu harian matahari, pergantian siang dan malam, serta perbedaan waktu dari tempat-tempat yang berbeda derajat bujurnya.
  8. Bumi berevolusi mengitari matahari.
  9. Gerakan yang dilakukan bulan ketika berevolusi antara lain perbedaan bentuk revolusi, dan bersama-sama dengan bumi mengitari matahari.
  10. Revolusi bulan mengakibatkan terjadinya fase-fase bulan, yaitu perbedaan bentuk permukaan bulan yang terang dari hari ke hari.
  11. Gerhana bulan terjadi apabila matahari, bumi, dan bulan berada pada satu garis lurus, dengan bumi berada di antara matahari dan bulan.
  12. Gerhana matahari terjadi apabila matahari, bulan, dan bumi berada pada satu garis lurus dengan bulan berada di antara matahari dan bumi.
  13. Peredaran bumi mengelilingi matahari (revolusi bumi) dijadikan dasar untuk perhitungan tahun Masehi.
  14. 365 hari merupakan waktu yang diperlukan bumi untuk satu kali putaran mengelilingi matahari.
  15. revolusi bulan merupakan dasar untuk perhitungan tahun Hijriah atau tahun Komariyah.
  16. Periode revolusi bulan mengelilingi bumi selama 29 hari.
Penanggalan Tahun Masehi, Tahun Hijriah dan Tahun Kabisat
Demikianlah Pembahasan Materi Kelas 6 Tema 9 Subtema 1 tentang Penanggalan Tahun Masehi, Tahun Hijriah dan Tahun Kabisat, materi ini terdapat pada pembelajaran kelas 6 semester 2 tentang Tema 9 Subtema 1 tentang Penanggalan Tahun Masehi, Tahun Hijriah dan Tahun Kabisat. Kritik dan saran sangat admin harapkan demi kemajuan blog pendidikan walikelassd ini. termahkasih dan semoga bermanfaat.. amiennn.

Post a Comment

0 Comments