Wali Kelas SD

Ticker

6/recent/ticker-posts

Penjelasan Materi Kelas 5 SD Tema 6 Subtema 2 Perpindahan Kalor di Sekitar Kita

Penjelasan Materi Kelas 5 SD Tema 6 Subtema 2 Perpindahan Kalor di Sekitar Kita
Penjelasan Materi Kelas 5 SD Tema 6 Subtema 2 Perpindahan Kalor di Sekitar Kita


Penjelasan Materi Kelas 5 SD Tema 6 Subtema 2 Perpindahan Kalor di Sekitar Kita
Materi tema 6 subtema 2 merupakan materi IPA sebagai materi pokoknya. Untuk Penjelasan Materi Kelas 5 SD Tema 6 Subtema 2 perpindahan kalor di sekitar kita terdapat tiga mekanisme perpindahan kalor yaitu :
1. Konduksi
2. Konveksi
3. Radiasi
1. Perpindahan Kalor Secara Konduksi
Pada materi kelas 5 tema 6 ini kamu akan mengenal perpindahan kalor  secara konduksi. Perpindahan kalor  secara konduksi adalah perpindahan  kalor yang tidak memindahkan zat pelataranya atau disebut pepindahan seperti hantaran. Perpindahan kalor  secara konduksi merupakan perpindahan kalor hanya  energi  kalornya saja yang berpindah.  Secara umum perpindahan kalor secara konduksi terjadi pada benda zat  padat.

Perpindahan Kalor Secara Konduksi Pada Saat Membuat Teh
Pada saat kamu membuat teh ujung sendok yang dimasukkan ke dalam air teh panas akan terasa pansa pada ujung yang satunya lagi. Dikarenakan air teh panas memiliki suhu tinggi, sejalan dengan teori perambatan kalor yang berpindah dari suhu tinggi ke suhunya rendah.

Perpindahan Kalor Secara Konduksi Pada Saat Memasak dan Menggoreng
Perpindahan kalor secara konduksi juga dapat kamu jumpai pada saat kamu memasak. Ketika  kamu menggoreng, ujung peganggan yang   kamu pegang akan terasa panas walaupun ujungnya tidak bersentuhan dengan api  kompor.

Perpindahan Kalor Secara Konduksi Terjadi Pada Saat Menyetrika
Setrika  baju adalah alat rumah tangga yang   cara  kerjanya menggunakan prinsip perpindahan kalor secara konduksi. Ketika  colokkan setrika baju dihubungkan dengan  arus listrik   maka arus  listrik  akan  mengalir melalui elemen pemanas. Panas arus listrik dari  elemen akan berpindah kebagian alas besi  setrika yang  tebal.

2. Perpindahan Kalor Secara Konveksi
Perpindahan  kalor   yang diikuti  dengan  perpindahan  zat   perantaranya disebut perpindahan  kalor  secara  konveksi.  Perpindahan kalor  secara konveksi ini pada umumnya terjadi pada wujud benda berupa zat  cair dan gas. Apabila terdapat zat yang menerima kalor maka  zat tersebut akan memuai dan menjadi lebih  ringan sehingga akan mudah bergerak ke  atas. Saat zat  yang   lebih   ringan tersebut pindah ke  atas,  maka molekul zat  yang  ada di atasnya akan menggantikannya.
Perpindahan Kalor Secara Konveksi Pada Saat Merebus Air
Peristiwa konveksi terjadi pada saat merebus air.  Air akan menjadi lebih ringan jika didekatkan dengan api.   Dikarenakan air mendapatkan panas sehingga air  menjadi  lebih ringan dan mengalami susut. Air berubah menjadi gas atau uap air yang  bergerak ke  atas kemudian digantikan oleh  air  yang  ada di atasnya lagi. Demikian seterusnya.

Akibat Dari Perpindahan Kalor Secara Konveksi
Terjadinya angin darat dan angin laut disebabkan oleh perpindahan kalor  secara  konveksi. Angin  darat terjadi karena disebabkan suhu udara di  daratan lebih cepat dingin  pada malam hari daripada udara di  laut, sehingga udara yang   berada di  atas laut   akan naik  keatas dan udara dari   darat akan menggantikan udara yang  naik keatas tadi.  Pada siang hari angin laut dapat terjadi karena daratan  lebih  cepat panas dibandingkan di  laut, sehingga udara di  daratan akan naik   dan udara dari   laut  akan mengalir ke  darata menggantikan tempat udara yang  naik  tadi. Keadaan seperti ini digunakan para nelayan untuk melaut pada malam hari dan kembali ke darat pada pagi atau  siang harinya. Sedangkan contoh peristiwa konveksi yang   di antaranya penggunaan  cerobong asap pada pabrik. Selain itu Pemanfaatan ventilasi sebagai sirkulasi udara di dalam rumah juga memanfaatkan perpindahan panas secara konveksi.

3. Perpindahan Kalor Secara Radiasi
Radiasi adalah Proses  perpindahan   panas kalor   yang    tidak  memerlukan zat   perantara lagi. Ketika  kamu dan teman- temanmu  pergi berkemah bersama  ke pegunungan, Kamu akan merasakan udara di pegunungan sangat dingin. Oleh sebab itu kamu perlu membuat api  unggun, untuk menghangatkan badan. Kamu akan merasakan panas dari  api  unggun tersebut dapat sampai ke  tubuhmu tanpa melalui zat  perantara. Perpindahan panas seperti ini dikatakan secara radiasi.

Warna Hitam Penyerap Kalor Radiasi Paling Baik
Ketika kamu keluar rumah pada siang hari yang terik dengan menggunakan baju hitam, badanmu akan terasa panas. Mengapa demikian, warna hitam adalah bahan yang  paling baik dalam menyerap kalor  radiasi .  

Sekian Penjelasan Materi Kelas 5 SD Tema 6 Subtema 2 Perpindahan Kalor di Sekitar Kita. 
Semoga penjelasan materi ini dapat membantu para siswa untuk mengingat kembali pelajaran kelas 5 tema 6 subtema 2 tentang perpindahan kalor di sekitar kita. Kritik dan saran yang membangun sangat Admin harapkan untuk kemajuan blog walikelassd ini. 

Post a Comment

0 Comments