Wali Kelas SD

Ticker

6/recent/ticker-posts

MATERI KELAS 2 TEMA 4 TENTANG RUMUS BANGUN DATAR & BANGUN RUANG LENGKAP

Materi Kelas 2 Tema 4
Materi Kelas 2 Tema 4 

MATERI KELAS 2 TENTANG  RUMUS BANGUN DATAR & BANGUN RUANG LENGKAP


Rumus bangun datar dan bangun ruang lengkap dengan contoh soal. mencari luas dan  keliling bangun datar serta mencari volume bangun ruang.

Pengertian Bangun Datar
Menurut Imam Roji, (1997), Bangun datar adalah suatu bangun dimana bagian permukaan bersifat datar dan dibatasi oleh garis-garis lurus atau garis lengkung. Bangun datar terdapat beberapa macam antara lain:  Persegi, Persegi panjang, Segi tiga, Jajaran genjang, Trapesium, Belah ketupat, Layang-Layang, dan lingkaran.

Bangun Datar Lingkaran

Lingkaran adalah  kumpulan dari titik-titik yang mengelilingi titik pusat atau titik asal. Jarak antara titik pusat dengan titik-titik yang mengelilingi sama. Jarak tersebut disebut radius atau jari-jari yang dilambangkan dengan r.  Lingkaran memiliki banyak simetri lipat dan putar yang tak terhingga. lingkaran merupakan suatu bentuk dari bangun datar. Contoh dari lingkaran adalah roda, jam dinding, holahop dan permainan bianglala.

Perhatikan gambar di bawah ini!

Berdasarkan gambar diatas holahop, roda, jam dinding, dan bianglala. Pada gambar b atau gambar roda terdapat teruji yang terhubung ke satu titik yaitu porosnya.


Keliling Lingkaran

Untuk memahami keliling lingkaran pada kurikulum 2013, peserta didik harus melakukan 5 tahapan yaitu: mengamati, menanya, menalar,  mencoba dan mengkomunikasikan. Berikut contoh soal mencari keliling lingkaran.
Perhatikan gambar diatas, Beni menggambar lingkaran menggunakan jangka pada kertas karton dengan jari-jari 7 cm. Berapakah panjang keliling lingkaran yang di gambar budi? untuk menjawab soal tersebut digunakan rumus berikut:

RUMUS BANGUN DATAR KELILING LINGKARAN


                K = 2 π r
                    = 2 x 22/7 x 14
                    = 2 x 22 x 2
                    = 88
Jadi keliling lingkaran yang di gambarkan oleh Beni adalah 88.


Luas Lingkaran

Untuk bisa mencari luas lingkaran peserta didik harus bisa memahami istilah jari-jari (r), diameter (d) dan π (22/7 atau 3,24). Perhatikan gambar berikut :

Berdasarkan gambar bangun datar lingkaran diatas, diketahui, jari-jari r = 5 cm, π = 3,14 dan diameter d = 10 cm. maka hitunglah luas bangun datar lingkarannya ? untuk menjawab soal tersebut digunakan rumus berikut:

RUMUS BANGUN DATAR LUAS LINGKARAN

                L = π  r x r
                    = 3,14  x 5 x 5
                    = 3,14 x 25 
                    = 78, 5 cm
                    Jadi luas bangun datar lingkaran adalah 78, 5 cm

Pengertian Bangun Ruang 
Bangun ruang adalah bangun yang mempunyai ruang dan isi atau volume di dalamnya. Bangun ruang memiliki rusuk, titik sudut, dan sisi. Pertemuan garis pada suatu titik disebut titik sudut, garis penghubung antara titik sudut disebut rusuk dan permukaan yang membatasi bagian luar dan dalam dari suatu bangun disebut sisi.


Bangun Ruang Kerucut
Bangun ruang kerucut dibentuk oleh sebuah lingkaran pada sisi alas dan sisi lengkung yang mengelilingi sisi alas dan sisi lengkung yang mengelilingi lingkaran tersebut.

Bangun ruang kerucut mempunyai bagian-bagian. seperti titik puncak, rusuk, dan sisi tegak atau selimut kerucut. adapun hal-hal yang berkaitan dengan bangun datar kerucut antara lain jari-jari, tinggi dan pelukis.

Volume Kerucut
Berdasarkan gambar diatas, diketahui bangun ruang kerucut memiliki jari-jari alas kerucut r = 14 cm, tinggi kerucut t = 30 cm, π = 22/7 dan diameter kerucut  d = 28 cm. Hitunglah Volume bangun ruang kerucut tersebut ? Untuk mencari Volume bangun ruang kerucut dapat digunakan rumus sebagai berikut :

RUMUS BANGUN RUANG KERUCUT
                V =  1/3 x π x t
                    =  1/3 x 22/7 x 14  x 30
                    =  1/3 x 22 x 2  x 30
                    =  1 x 22 x 2 x 10
                    =  44 x 10
                    =  440 cm
                    Jadi luas bangun ruang kerucut adalah 440 cm


Majunya kualitas pendidikan  ditentukan oleh kualitas guru dalam menyampaikan pembelajaran di kelas. Guru dituntut menjadi fasilitator yang sempurna terutama dalam hal mengajar. Dalam penerapan Kurikulum 2013 guru diharuskan menguasai berbagai model pembelajaran dalam menyampaikan materi pembelajaran pada peserta didik. Materi yang di ajarkan harus dikemas sedemikian rupa menggunakan media pembelajaran agar peserta didik lebih cepat memahami isi dari materi tersebut. Akhir kata Terimakasih dan semoga bermanfaat.

Post a Comment

0 Comments