Hakekat, Pengertian, Kedudukan, Jenis-jenis dan Pemanfaatan Komputer Sebagai Media Pembelajaran

Hakekat, Pengertian, Kedudukan, Jenis-jenis dan Pemanfaatan Komputer Sebagai Media Pembelajaran

walikelassd.com.  Pada kesempataan ini admin akan membagikan artikel tentang media pembelajaran. artikel ini admin buat setelah merangkum dari buku-buku pedagogik yang ada di perpustakaan sekolah admin serta berdasarkan pengalaman admin selama menjalankan profesi guru lebih kurang sembilan tahun.

Pengertian Media Pembelajaran
Kata media berasal dari bahasa latin dan merupakan bentuk jamak dari kata medium yang secara harafiah berarti perentara atau pengatar pesan dari pengirim ke penerima pesan. Sedangkan dalam kepustakaan asing yang ada sementara para ahli menggunakan istilah Audio Visual Aids (AVA). Banyak juga para ahli menggunakan istilah Teaching Material atau  Instruksional Material yang artinya identik dengan pengertian keperagaan yang berasal dari kata “raga” artinya suatu benda yang dapat diraba, dilihat, dan didengar.
Menurut Sadiman & Rahardjito (2011) media adalah perantara atau pengantar pesan dari pengirim pesan ke penerima pesan. Arsyad (2011) media adalah alat dalam penyampaian informasi yang akan disampaikan komunikator kepada  komunikan.

Definisi media menurut The Associantion for Educational Comunication and Technology (AECT) (dikutip Asyhar, 2011:4) media sebagai “segala sesuatu yang digunakan untuk menyalurkan informasi. Dengan demikian media dapat dikatakan sebagai sarana atau perangkat berupa alat yang berfungsi sebagai saluran dalam proses komunikasi”. Pernyataan ini diperkuat oleh pendapatnya Heinich (1996) menyatakan bahwa “media adalah alat saluran komunikasi”.

Pengertian media pembelajaran menurut Yusufhadi Miarso (2004 : 456) adalah segala sesuatu yang digunakan untuk menyalurkan pesan serta dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan kemauan si belajar sehingga timbul niat untuk belajar dengan sendirinya Penjelasan media pembelajaran menurut Gagne (dikutip Sadiman, 2009), adalah berbagai jenis komponen dalam lingkungan siswa yang dapat merangsangnya untuk belajar. Definisi ini menekankan bahwa segala sesuatu baik itu benda hidup dan benda mati dapat dijadikan sebagai media.

Media pembelajaran menurut Asnawir & Basyiruddin (2002) adalah “suatu yang bersifat menyalurkan pesan dan dapat merangsang pikiran dan kemauan audiens (siswa) sehingga terjadi proses belajar pada dirinya”. Sedangkan media dalam pembelajaran adalah segala bentuk alat komunikasi yang dapat digunakan untuk menyampaikan informasi dari sumber ke siswa (Uno & Lamatenggo, 2011).

                Dari beberapa definisi yang telah di kemukakan tersebut maka dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran merupakan wadah dari pesan yang oleh sumber pesan (guru) atau penyalurnya ingin diteruskan kepada sasaran yaitu penerima pesan  (siswa), sedangkan pesannya berisi pesan pembelajaran atau materi pembelajaran dan tujuan yang ingin dicapai adalah terjadinya proses pembelajaran yang efektif dan efisien.

.
Manfaat Media Pembelajaran
Secara umum manfaat media pembelajaran menurut Sudjana (2002:2), adalah.

  1. Menjadikan pembelajaran lebih menarik sehingga siswa lebih ter motivasi untuk belajar
  2. Materi pembelajaran di sampaikan akan bersifat nyata tidak lagi abstrak sehingga memberikan pengalaman belajar baru dan membuat siswa lebih mudah memahami isi materi yang disampaikan.
  3. Siswa akan lebih banyak melakukan kegiatan belajar.

Menurut Sadiman (2009) manfaat media pembelajaran adalah.

  1. Memperjelas penyajian pesan agar tidak terlalu bersifat visual
  2. Mengatasi keterbatasan ruang, waktu, dan daya indera, misal objek yang terlalu besar untuk dibawa ke kelas dapat diganti dengan gamsbar, slide, dsb
  3. Menimbulkan semangat belajar, mendorong siswa untuk aktif dalam pembelajaran, dan menjadikan siswa lebih kreatif dalam melakukan pembelajaran.
  4. Isi materi pembelajaran akan di tangkap oleh siswa dengan pengalaman belajar yang sama, terokus dan tepat sasaran dalam hal pemahaman materi.

Menurut` Hujair (2013: 41) manfaat media dalam proses pembelajaran adalah sebagai berikut.

  1. Lebih menarik perhatian peserta didik
  2. Menumbuhkan motivasi belajar
  3. Bahan pengajaran lebih terstruktur, logis dan jelas
  4. Metode pembelajaran dapat bervariasi
  5. Menyenangkan dan tidak membosankan
  6. Pembelajar banyak melakukan kegiatan belajar

Menurut pendapat Daryanto (2010: 148) manfaat media pembelajaran sebagai berikut.

  1. Memperjelas pesan agar tidak terlalu verbalistis
  2. Mengatasi keterbatasan ruang, waktu, tenaga dan daya indra
  3. Menimbulkan semangat belajar yang lebih produktif dikarenakan terjadi interaksi antara siswa dengan media pembelajaran yang digunakan
  4. Memungkinkan anak belajar mandiri sesuai bakat dan kemampuan visual, audiotori kinestetiknya
  5. Memberi rangsangan yang sama, menyamakan pengalaman dan menimbulkan persepsi yang sama 

Menurut Sudirdjo & Siregar (2008) manfaat media pembelajaran adalah memberikan pengetahuan tentang tujuan belajar, memberikan motivasi siswa, menyajikan informasi belajar siswa, memberikan penguatan belajar siswa dan memberikan pengalaman simulasi. Disamping itu media pembelajaran juga dapat membantu siswa meningkatkan pemahaman, menyajikan data dengan menarik, memudahkan penafsiran data, memadatkan informasi, serta membangkitkan motivasi dan minat siswa (Kustandi, 2011 : 21). Sedangkan manfaat media pembelajaran menurut Sundayana (2013: 10) adalah memberikan pedoman arah untuk mencapai tujuan, menjelaskan struktur dan urutan pengajaran dengan baik, memberikan kerangka sistematis, memudahkan kendali pengajar terhadap materi pelajaran, membantu kecermatan dan ketelitian dalam penyajian materi, membangkitkan rasa percaya diri seorang pengajar serta meningkatkan kualitas pelajaran.

                Dari beberapa pendapat para ahli tersebut, maka secara umum dapat disimpulkan manfaat media pembelajaran adalah untuk memperjelas penyajian pesan agar tidak terlalu bersifat verbalistik, mengatasi keterbatasan ruang, waktu, dan daya indera serta menarik perhatian siswa sehingga dapat menimbulkan motivasi. Penggunaan media pendidikan secara tepat dan bervariasi dapat mengatasi sikap pasif peserta didik, karena pembelajaran dengan menggunakan media dapat menimbulkan kegairahan belajar, memungkinkan interaksi belajar secara langsung, dan memungkinkan pesrta didik belajar secara mandiri.

Kedudukan Media Dalam Sistem Pembelajaran
Proses pembelajaran merupakan suatu sistem, menurut Sutarman (2012:13), sistem adalah  “kumpulan komponen yang saling berhubungan  dan berinteraksi  dalam  satu kesatuan  untuk  menjalankan  proses dalam pencapaian suatu tujuan”. Jadi pembelajaran dapat dikatakan sebagai sistem kerena didalamnya mengandung komponen-komponen yang saling berkaitan untuk mencapai suatu tujuan yang telah ditetapkan. Komponen-komponen tersebut meliputi: tujuan, materi, metode, media dan evaluasi. (Susilana,2009: 5). Hal ini dapat dilihat pada gambar 1 berikut.

Kedudukan Media Dalam Sistem Pembelajaran


Berdasarkan gambar 1 diatas, kedudukan media sangat penting dalam sistem pembelajaran dikarenakan siswa dapat memahami materi pelajaran dengan sistematis yang disajikan pengajar lewat media pembelajaran (Sanaky, 2009:5). Oleh karena itu pengadaan media harus dipertimbangkan apakah menggunakan yang sudah ada yang dibuat oleh pihak tertentu atau menggunakan media yang sifatnya alamiah yang tersedia dilingkungan sekolah, akan tetapi sangat bagus apabila pengadaan media dengan cara membuat sendiri berdasarkan kebutuhan, dalam hal ini diperlukan analisis terhadap berbagai aspek sehingga pas dengan kebutuhan. Disinilah diperlukan perencanan dalam mengembangkan media pembelajaran tersebut.

Jenis-jenis Media Pembelajaran
Menurut Asyar (2011: 44), jenis-jenis media pembelajaran dikelompokkan menjadi empat jenis yaitu: media visual, media audio, media audiovisual dan multimedia.

  1. Media visual adalah media yang digunakan menggunakan penglihatan peserta didik saja. Dengan media ini, pengalaman belajar yang dialami peserta didik bergantung pada penglihatannya. Yang termasuk dalam jenis media ini antara lain media cetak seperti: buku, koran, majalah, gambar, peta, dan poster. Selain itu ada lagi model dan prototype seperti globe dan media realitas alam sekitar.
  2. Media audio adalah media yang digunakan dalam proses pembelajaran yang menggunakan indera pendengaran peserta didik. Dengan kemampuan indera pendengaran pengalaman peserta didik akan didapat. Informasi yang diperoleh berupa pesan verbal seperti bahasa lisan, dan pesan nonverbal dalam bentuk bunyi, musik dan sebagainya. Media audio yang sering digunakan dalam pembelajaran contonya: tape recorder, radio dan CD player.
  3. Media audio-visual adalah media yang digunakan dalam proses pembelajaran dengan melibatkan pendengaran dan penglihatan secara bersamaan dalam suatu kegiatan. Informasi yang disalurkan melalui media audio-visual berupa pesan verbal dan nonverbal yang mengandalkan baik pendengaran maupun penglihatan. Contohnya: film, video, program TV.
  4. Multimedia adalah gabungan beberapa jenis media dan peralatan terdiri dari teks, grafis, gambar, foto, audio, video dan animasi secara terintegrasi dalam suatu proses kegiatan pembelajaran. Contohnya: TV dan persentasi powerpoint.

Pemanfaatan Teknologi Komputer Dalam Pembelajaran di Sekolah Dasar.
Perkembangan di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) saat ini sangat pesat dan berpengaruh sangat signifikan terhadap pribadi maupun komunitas, segala aktivitas, kehidupan, cara kerja, gaya hidup maupun cara berpikir. Oleh karena itu, pemanfaatan TIK harus diperkenalkan kepada siswa dimulai sedini mungkin, tanpa diskriminasi yang dilakukan secara bertahap di mulai dari jenjang Sekolah Dasar (SD) salah satunya dengan memanfaatkan teknologi komputer dalam pembelajaran.

Menurut Wena (2011: 203) penggunaan teknologi komputer disekolah telah merubah arah dalam meningkatkan mutu pendidikan yang awalnya berpusat pada guru (teacher centered) menjadi berpusat pada siswa (student centered). Pembelajaran berbasis komputer merupakan pembelajaran yang menggunakan komputer sebagai alat bantu.

Pembelajaran berbasis komputer menurut pendapat Warsita (2008: 137) pembelajaran berbasis komputer merupakan salah satu media pembelajaran yang sangat menarik dan mampu meningkatkan motivasi  belajar peserta didik. Hal ini dikarenakan media komputer mampu memberikan ransangan yang bevariasi kepada otak kita, sehingga otak kita dapat berfungsi secara optimal (Miarso, 2007: 458-460). Menurut Wena, (2011: 203) terdapat 3 model penyampaian materi pembelajaran berbasis komputer, yaitu sebagai berikut.

  1. Latihan dan praktek, model pembelajaran berbasis komputer ini siswa diberikan pertanyaan atau masalah untuk dipecahkan kemudian komputer akan memberikan respon atas jawaban yang diberikan siswa
  2. Tutorial, model pembelajaran ini menyediakan rancangan pembelajaran yang kompleks berisi materi pembelajaran, latihan yang disertai umpan balik
  3. Simulasi, model pembelajaran ini menyajikan pembelajaran dengan sistem suatu proses peniruan dari sesuatu yang nyata dalam bentuk animasi.

Pembelajaran berbasis komputer  mempunyai beberapa kelebihan, Wena (2011:204) menyebutkan ada sebelas kelebihan maupun keuntungan yang akan diperoleh dengan pembelajaran berbasis komputer, yaitu.

  1. Memberi kesempatan kepada siswa untuk memecahkan masalah secara individual menyediakan presentasi yang menarik dengan animasi
  2. Menyediakan pilihan isi pembelajaran yang banyak dan beragam
  3. Mampu membangkitkan motivasi siswa dalam belajar
  4. Mampu mengaktifkan dan menstimulasi metode mengajar dengan baik
  5. Meningkatkan pengembangan pemahaman siswa terhadap materi yang disajikan
  6. Merangsang siswa belajar dengan penuh semangat, materi yang disajikan mudah dipahami oleh siswa 
  7. Siswa mendapat pengalaman yang bersifat konkret, retensi siswa meningkat
  8. Memberi umpan balik secara langsung
  9. Siswa dapat menentukan sendiri laju pembelajaran
  10. Siswa dapat melakukan evaluasi diri.

Berdasarkan pada kelebihan pembelajaran berbasis komputer tersebut, maka dalam pembelajaran sekarang ini mengunakan komputer sangat di anjurkan, dimana komputer berperan layaknya sebagai seorang guru yang menyediakan rancangan pembelajaran yang kompleks, berisi materi pembelajaran, latihan yang disertai umpan balik, sehingga peserta didik dapat berpartisipasi secara aktif  dalam proses belajarnya melalui alat bantu komputer.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Hakekat, Pengertian, Kedudukan, Jenis-jenis dan Pemanfaatan Komputer Sebagai Media Pembelajaran"

Post a Comment

Silakan Berkomentar Dengan Bijak dan Sopan

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel