Gaya Belajar Siswa Kelas 2 SDN 1 Babat

gaya belajar sdn 1 babat


GAYA BELAJAR SISWA 
           Gaya belajar adalah cara yang dilakukan seseorang dalam menerima hasil belajar dengan tingkat penerimaan yang lebih maksimal. Deporter dan Hernarcki (2002) mengemukakan, gaya belajar merupakan kombinasi dari aktivitas menyerap, mengatur, dan mengelola informasi.  Gaya belajar merupakan kecenderungan siswa untuk menggunakan cara strategi tertentu dalam belajaranya sebagai bentuk tanggung jawabnya untuk mendapatkan satu pendekatan belajar yang sesuai dengan tuntutan belajar di kelas maupun di sekolah serta tuntunan dari mata pelajaran. Setiap orang memiliki gaya belajar sendiri-sendiri. Pengenalan gaya belajar sangat penting karena dengan mengetahui gaya belajar setiap siswa, guru dapat menerapkan strategi pembelajaran dengan tepat secara maksimal. Secara realita jenis gaya belajar seseorang merupakan kombinasi dari beberapa macam gaya belajar.


Jenis-jenis Gaya Belajar
           Menurut Fleming & Mills (1992) mengutarakan bahwa gaya belajar seseorang itu terdapat tiga macam antara lain sebagai berikut :

1. Gaya Belajar Visual
          Gaya belajar visual (Visual Leaners) adalah gaya belajar yang menitik beratkan gaya belajar pada penglihatan. Artinya bukti-bukti konkret harus diperlihatkan terlebih dahulu agar mereka paham dan mudah mengerti. Terdapat beberapa karakteristik bagi orang-orang yang termasuk kelompok gaya belajar visual ini antara lain:

  • Selalu melihat bibir guru yang sedang mengajar
  • Menyukai instruksi-instruksi tertulis, foto, gambar, poster, dan ilustrasi untuk dilihat.
  • Saat perintah untuk melakukan sesuatu diberikan, cenderung ia melihat teman-temannya terlebih dahulu kemudian baru dia sendiri bertindak.
  • Menggunakan gerakan tubuh pada saat mengekspresikan kata-kata yang di ucapkan
  • Kurang menyukai berbicara di depan umum dan cenderung kurang menyukai untuk mendengarkan orang lain termasuk saran-saran.
  • Kurang mampu mengingat informasi yang di sampaikan secara lisan
  • Lebih senang pembelajaran di sampaikan dengan menggunakan tabel-tabel atau diagram serta grafik-grafik time-line untuk mengingat bagian peristiwa yang terjadi pada saat pembelajaran.
  • Bisa tenang di tengah keadaan yang ribut atau ramai tanpa merasa terganggu pada saat melakukan sesuatu
  • Mempelajari materi pembelajaran yang diberikan dengan hati-hati.
  • Berusaha mengingat kembali informasi yang diberikan dengan menggunakan media tabel, diagram dan peta.
  • Mempelajari materi pelajaran menggunakan catatan atau ringkasan yang sudah dibuat.

         Untuk mengakomodasi gaya belajar tipe ini, guru sebaiknya menggambarkan informasi dalam bentuk media peta, diagram, grafik, dan simbol-simbol seperti panah, lingkaran dan lain-lain dalam mempresentasikan hal-hal yang mau diungkapkan dalam kata-kata atau yang mau dibicarakan. Mengganti kata-kata yang mau diucapkan dengan tulisan simbol-simbol atau gambar-gambar merupakan strategi belajar.


          Media yang sering digunakan oleh seseorang yang termasuk gaya belajar visual antara lain sebagai berikut :
  • Jika menerangkan materi sering menggunakan gambar-gambar dan mengekspresikan kata-kata yang di ucapkan dengan bahasa tubuh
  • Menggunakan media gambar, poster, grafik, simbol-simbol dan lain-lain
  • Buku-buku yang disukai buku yang ada gambar-gambarnya
  • Menandai bagian-bagian penting dari materi yang di pelajari.


2. Gaya Belajar Auditori
         Gaya belajar auditori (Audytory Learners)  merupakan gaya belajar yang mengandalkan pendengaran untuk bisa memahami dan mengingat informasi materi. Karakter dari gaya belajar ini benar-benar menempatkan pendengaran sebagai alat utama dalam menyerap dan memahami informasi. Siswa dalam hal ini lebih suka belajar dengan mendengar ceramah, tutorial, diskusi dan membicarakan materi.  Karakter belajar dengan gaya belajar auditori yaitu:
  • Dapat mengingat dan memahami apa yang orang lain katakan dan yang ia sampaikan.
  • Berbicara dengan nada keras pada saat menyampaikan materi dan sering mengulang-ulang kalimat yang di ucapkan.
  • Lebih menyukai diskusi kelompok
  • Lebih suka berdiskusi dengan waktu yang lama untuk memahami apa yang ia kurang pahami
  • Mampu mengingat dengan baik tentang materi diskusi atau jalannya diskusi
  • Suka berbicara dan tidak suka membaca
  • Kurang bisa mengingat dengan baik apa yang ia baca
  • Tidak untuk belajar atau mengerjakan tugas mengarang atau menulis
  • Sukar bekerja dengan tenang tanpa menimbulkan suara/bunyi

3. Gaya Belajar Kinestetik
         Gaya belajar kinestetik merupakan gaya belajar yang mengharuskan seseorang untuk menyentuh sesuatu yang memberikan informasi tertentu agar ia bisa dengan mudah mengingatnya. Gaya belajar ini mencakup demonstrasi, simulasi, video, filem sesuai dengan pelajaran aslinya, studi kasus, dan lain sebagainya.  Karakter-karakter belajar kinestetik  antara lain:
  • Lebih suka menyentuh apa yang ia jumpai
  • Sulit untuk bersikap tenang dan berdiam diri
  • Suka mengerjakan dengan menggunakan tangan
  • Lebih suka media yang digunakan dalam pembelajaran merupakan media yang bersifat nyata
  • Suka membuat catatan hanya untuk menyibukkan diri tanpa mengingat apapun dari yang ia tulis
  • Sering menggunakan dan bermain dengan media di sekitarnya
        
         Adapun media yang sesuai untuk belajar dengan gaya kinestetik adalah laboratorium, kunjungan lapangan, narasumber yang memberikan contoh dengan kehidupan nyata, pameran, sampel, dan memiliki koleksi media pemelajaran yang bersifat asli dan nyata. Sedangkan strategi pembelajaran yang dapat digunakan untuk gaya belajar kinestetik adalah strategi pembelajaran dengan mengingat kembali kejadian nyata yang terjadi, memasukkan berbagai macam contoh untuk mengingat informasi, menggunakan benda-benda untuk memahami konsep, melakukan eksperimen dan pembelajaran menggunakan seluru panca indra: penglihatan, pendengaran, sentuhan, pengecapan, dan penciuman. Gaya belajar kinestetik ini lebih suka menerapkan pembelajaran berbasis ICT menggunakan komputer. 


Berikut nilai raport mata pelajaran PJOK

              Keterangan :
                        1. Nilai raport merupakan hasil pengelolaan seluru nilai
                        2. Di harapkan memandang nilai ini dari sisi positifnya saja


DEMIKIANLAH DAFTAR NILAI RAPORT PJOK DAN GAYA BELAJAR KELAS 2 SDN 1 BABAT
Terima kasih sudah berkunjung ke blog ini, semoga tulisan yang berjudul gaya belajar ini dapat bermanfaat bagi kita semua, baik bagi guru yang sedang mengindentifikasikan gaya belajar siswa maupun bagi siswa dan orang tua siswa yang mau melihat hasil belajar dan perkembangan anaknya. akhir kata salam honesty salam berprestasi


by Shien

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Gaya Belajar Siswa Kelas 2 SDN 1 Babat"

Post a Comment

Silakan Berkomentar Dengan Bijak dan Sopan

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel