Hakikat Belajar dan Pembelajaran (Pengertian, karakteristik dan kelebihan)


Pembelajaran dikelas admin
walikelassd.com  Hai...apakah kamu masih belajar? memang bicara belajar memang tidak akan ada habisnya, untuk itu admin akan membagikan artikel berjudul Hakikat Belajar dan Pembelajaran (Pengertian, karakteristik dan kelebihan) artikel ini admin rangkum dari berbagai jenis buku dan makalah-makalah yang membahas masalah belajar dan pembelajaran. bagaimana hakikat belajar dan pembelajaran? apa pengertiannya? bagaimana karakteristiknya? apa yang menjadi kelebihannya? semuanya akan di kupas habis pada artikel ini. semoga bermanfaat.


Judul : Hakikat Belajar dan Pembelajaran (Pengertian, karakteristik dan kelebihan)
Link   : Hakikat Belajar dan Pembelajaran

REKOMENDASI BACAAN
5 Tips membuat kelas menjadi indah, cerah dan menarik
Dibentuknya WOTK 99% Pembelajaran Berkualitas

HAKIKAT BELAJAR DAN PEMBELAJARAN (PENGERTIAN, KARAKTERISTIK, DAN KELEBIHAN)

A. HAKIKAT BELAJAR
PENGERTIAN BELAJAR
Secara umum pengertian belajar merupakan suatu proses yang kompleks dialami semua orang yang ditandai perubahan sebagai akibat dari usaha pendidikan. Perubahan tersebut adalah perubahan tingkah laku dalam diri seseorang baik kognitif, afektif maupun psikomotornya.

PENGERTIAN BELAJAR MENURUT PARA AHLI
Adapun pengertian belajar menurut para ahli sebagai berikut :

  1. Nasution (2009:58), belajar adalah suatu pandangan terpadu yang sistematis tentang cara manusia berinteraksi dengan lingkungan sehingga terjadi suatu perubahan kelakuan.
  2. Prawiradilaga (2010), belajar tidak hanya merujuk pada aktifitas organ berpikir melainkan bertujuan untuk meningkatkan kualitas seseorang, belajar adalah peningkatan kompetensi sehingga belajar merupakan upaya seseorang untuk mewuudkan cita-citanya  dan belajar berkenaan tatanan dan nilai yang ditularkan dari generasi ke generasi sehingga belajar menjadi peradaban manusia. sedangkan menurut pendapat 
  3. Rusman (2013),  Belajar merupakan suatu aktivitas yang bersifat psikologis maupun fisiologis. Aktivitas yang bersifat psikologis yaitu aktivitas mental yang merupakan proses mental seperti berfikir, menyimpulkan, menyimak, menelaah, menganalisis dan sebagainya. Sedangkan aktivitas fisiologis suatu proses penerapan atau praktik seperti melakukan eksperimen, percobaan, latihan, membuat karya dan sebagainya.

KESIMPULAN PENGERTIAN BELAJAR
Dari beberapa pengertian belajar menurut para ahli diatas maka dapat admin simpulkan bahwa belajar adalah sebagai perubahan tingkah laku yang disebabkan oleh adanya interaksi pendidikan. Perubahan tingkah laku tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas diri dalam kehidupan. Maka dari itu kita sebagai guru sebisah mungkin menggali potensi peserta didik dengan memberikan pembelajaran berkualitas, didukung media pembelajaran yang modern dan membantu mempermudah pemahaman, hingga akhirnya siswa memiliki kompetensi sesuai dengan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.

B. HAKIKAT PEMBELAJARAN
PENGERTIAN PEMBELAJARAN
Pembelajaran dapat diartikan sebagai proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar (Undang-undang No.20 tahun 2003).

PENGERTIAN PEMBELAJARAN MENURUT PARA AHLI

  1. Meurut Ramayulis (2008: 242) pembelajaran merupakan sesuatu aktivitas (proses) yang sistematis dan sistematik yang terdiri dari banyak komponen. Setiap komponen tidak bersifat parsial (terpisah), tetapi harus berjalan secara teratur, saling bergantung, komplementer dan berkelanjutan. 
  2. Suprijono (2010: 13) Pengertian pembelajaran berdasarkan makna leksikal adalah sebagai suatu proses, cara, perbuatan mempelajari. Dalam melakukan pembelajaran dikelas, guru mengajar diartikan sebagai upaya guru mengorganisasikan lingkungan akar terwujudnya pembelajaran yang kondusif. Guru mengajar dalam persfektif pembelajaran adalah guru menyediakan fasilitas belajar bagi peserta didiknya untuk mempelajarinya. Jadi dapat disimpulkan subjek pembelajaran adalah peserta didik. 
  3. Daryanto (2010), pembelajaran adalah suatu proses penciptaan lingkungan yang memungkinkan terjadinya proses belajar. Jadi dalam pembelajaran yang diutamakan adalah bagaimana siswa belajar. Belajar dalam pengertian aktivitas mental siswa dalam berinteraksi dengan lingkungan yang menghasilkan perubahan prilaku bersifat relatif konstan.
  4. Hamalik (2002:57) adalah Suatu kombinasi yang tersusun meliputi unsur-unsur manusiawi (siswa dan guru), material (buku, papan tulis, kapur dan alat belajar), fasilitas (ruang, kelas audio visual) dan proses yang saling mempengaruhi untuk mencapai tujuan pembelajaran. Pembelajaran itu sendiri bertujuan untuk membatu siswa agar memperoleh berbagai pengalaman dan dengan pengalaman itu tingkah laku siswa yang meliputi pengetahuan, keterampilan dan nilai atau norma yang berfungsi sebagai pengendali sikap dan prilaku siswa menjadi bertambah, baik kuantitas maupun kualitasnya. dari uraian diatas  pembelajaran juga dapat dikatakan sebagai suatu kegiatan  yang dilakukan oleh guru yang di rancang sedemikian rupa, dengan tujuan tingkah laku siswa berubah ke arah yang lebih baik.
  5. Trianto (2009: 17) Pembelajaran adalah usaha sadar dari seorang guru untuk membelajarkan siswanya (mengarahkan interaksi siswa dengan sumber belajar lainnya) dalam rangka mencapai tujuan yang diharapkan . Kemudian pendapat tersebut dipertegas oleh 
  6. Asyhar (2011: 7) pembelajaran adalah “segala sesuatu yang dapat membawa imformasi dan pengetahuan dalam interaksi yang berlangsung antara pendidik dengan peserta didik”. Dalam pengertian ini media pembelajaran sangat berperan dalam menyampaikan pesan-pesan pembelajaran.

KESIMPULAN PENGERTIAN PEMBELAJARAN
Dari beberapa pengertian pembelajaran yang telah dikemukakan, maka dapat kita simpulkan  bahwa pembelajaran adalah sagala sesuatu proses usaha yang dilaksanakan secara terencana dan terkendali dalam menyampaikan informasi kepada siswa oleh narasumber/guru dengan menggunakan bahan, alat dan teknik, dalam hal ini media pembelajaran sangat berperan. Sebagai contoh penggunaan multimedia interaktif dalam pembelajaran, setidaknya akan mengeser paradigma pembelajaran dari pembelajaran yang berpusat pada guru (teacher centered) menjadi pembelajaran yang berpusat pada siswa (student centered).

C. Hakikat Pembelajaran Tematik Integratif

PENGERTIAN PEMBELAJARAN TEMATIK INTEGRATI
Menurut Ahmadi (2014: 94) pembelajaran tematik integratif adalah pembelajaran yang terpadu menggunakan tema untuk mengaitkan beberapa mata pelajaran sehingga dapat memberikan pengalaman bermakna kepada siswa. Dalam penerapan Kurikulum 2013 pembelajaran dikelas disajikan dengan model pembelajaran  tematik integratif. Ini yang membedakan dengan kurikulum-kurikulum sebelumnya. Pada pembelajara tematik ini tidak seperti pembelajaran pada Kurikulum KTSP melainkan buku-buku siswa di Sekolah Dasar tidak lagi dibuat berdasarkan mata pelajaran. Namun, berdasarkan tema yang merupakan gabungan dari beberapa mata pelajaran yang relevan dengan kompetansi di Sekolah Dasar. Misalkan dalam pelajaran kelas IV ada 9 tematik integratif, yakni: indahnya kebersamaan, selalu berhemat energi, peduli terhadap makhluk hidup, berbagai pekerjaan, menghargai jasa pahlawan, indahnya negeriku, cita-citaku, daerah tempat tinggalku dan makanan sehat bergizi.

Dalam pembelajaran tematik integratif siswa tidak lagi belajar Ilmu Pengetahuan Alam, Bahasa Indonesia, Matematika atau mata pelajaran lainnya. melainkan tema yang dipelajari siswa setiap hari, pada tema tersebut sudah dimuat muatan-muatan pelajaran yang terintegrasi satu sama lain sehingga antar mata pelajaran yang sudah dimuat dalam tema tersebut tidak dapat dipisahkan lagi dan dipelajarai secara bersamaan dalam jam pembelajaran tertentu. Eksplorasi pada pelajaran sistem tematik integratif ini bertujuan agar peserta didik/siswa mampu lebih baik dalam melakukan observasi, bertanya, bernalar, dan mengkomunikasikan (mempresentasikan), apa yang mereka peroleh atau meraka ketahui setelah menerima materi pelajaran.

KARAKTERRISTIK PEMBELAJARAN TEMATIK INTEGRATIF
Karakteristik pembelajaran tematik integrtif menurut Ahmadi (2014: 94) yaitu:

  1. berpusat pada siswa, 
  2. memberikan pengalaman secara langsung kepada siswa, 
  3. pemisahan antar mata pelajaran tidak nampak,
  4. materi pembelajaran yang diajarkan dari berbagai muatan pembelajaran
  5. bersifat luwes/fleksibel, 
  6. hasil belajar berkembang sesuai minat dan kebutuhan siswa.

KELEBIHAN PEMBELAJARAN TEMATIK INTEGRATIF
Kelebihan pembelajaran tematik integratif menurut Ahmadi (2014:95)  yaitu:

  1. menyenangkan, 
  2. memberikan pengalaman, 
  3. hasil belajar dapat bertahan lama, 
  4. berkesan dan bermakna, 
  5. mengembangkan keterampilan berpikir anak, 
  6. menumbuhkan keterampilan sosial, 
  7. menyajikan kegiatan yang bersifat nyata 

DEMIKIANLAH HAKIKAT BELAJAR DAN PEMBELAJARAN (PENGERTIAN, KARAKTERISTIK, DAN KELEBIHAN)
Thanks sudah membaca artikel ini, semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua agar pembelajaran dikelas kita menjadi lebih berkualitas dan bergizi dilihat dari cara guru mengajarkannya. bukan lagi memikirkan apa yang akan di ajarkan kepada siswa besok tapi mau di kasih pembelajaran apakah siswa kita besok. terima kasih wassallam....


by shien

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Hakikat Belajar dan Pembelajaran (Pengertian, karakteristik dan kelebihan)"

Post a Comment

Silakan Berkomentar Dengan Bijak dan Sopan

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel